.: HOME .: PROFIL .: PELAYANAN KESEHATAN .: INFORMASI
BERITA & ARTIKEL LAINNYA
BERITA DAN ARTIKEL

Cari berita :

CARA BENAR MENGGUNAKAN ANTASIDA

APA ITU ANTASIDA ?
Antasida adalah obat yang digunakan untuk menetralkan asam lambung atau mengikatnya. Dipakai untuk mengobati penyakit pada saluran pencernaan yang diakibatkan oleh asam lambung, seperti tukak pada oesofagus, lambung atau usus dengan gejala seperti nyeri lambung, mual, dan muntah.

BAGAIMANA KEMANJURANNYA ?
Jika antasida diminum sesuai anjuran, obat ini akan efektif menyembuhkan rasa tidak enak di perut yang diakibatkan oleh asam. Efeknya dapat terasa dengan cepat yaitu dalam 15-30 menit setelah minum obat, dan bekerja selama 2-4 jam.

APA SAJA JENIS ANTASIDA ITU ?
Ada beberapa jenis antasida yaitu:

  • Senyawa aluminium dan senyawa magnesium: merupakan antasida yang paling sering dipakai pada saat ini, karena masa kerjanya lama.
  • Natrium bikarbonat: jenis antasida yang kerjanya cepat tapi efeknya juga cepat hilang. Obat ini menyebabkan timbulnya gas di dalam lambung. Antasida jenis ini tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi, gagal jantung, dan gangguan ginjal.
  • Obat kombinasi: kombinasi antasida dengan obat penghilang kembung seperti simetikon.

BAGAIMANA BENTUK OBAT ANTASIDA ?
Antasida yang beredar di pasaran dapat ditemukan dalam dua bentuk yaitu tablet dan suspendi (sirup).

BAGAIMANA CARA MENDAPATKANNYA ?
Antasida dapat dibeli dengan resep dokter atau dibeli bebas di Apotik. Penggunaan dalam jangka lama harus di bawah pengawasan dokter.

BAGAIMANA CARA MINUM ANTASIDA ?
Antasida dapat diminum 3 sampai 6 kali sehari. Diminum satu jam sebelum makan atau satu jam setelah makan dan sebelum tidur. Antasida dalam bentuk tablet harus dikunyah dulu sebelum diminum dan antasida dalam bentuk suspensi harus dikocok dulu.

BAGAIMANA CARA MENYIMPAN ANTASIDA ?
Antasida harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat, hindarkan cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

APA YANG DILAKUKAN BILA LUPA MINUM OBAT ?
Jangan diminum obat antasida yang terlewat, minumlah obat Anda pada waktu yang berikutnya seperti biasa. Jangan menggandakan dosis.

KAPAN PENGOBATAN BISA DIHENTIKAN ?
Bila pengobatan ditujukan untuk gangguan ringan saja, obat bisa dihentikan segera setelah gejala telah menghilang, tapi bila pengobatan diperlukan untuk penyakit lebih berat, seperti tukak peptik, ikutilah anjuran dokter Anda.

APA EFEK SAMPING ANTASIDA ?
Umumnya antasida tidak menimbulkan efek samping bila diminum sesuai anjuran. Antasida dengan aluminium dapat menyebabkan susah buang air besar tapi efek samping ini akan menghilang bila dikombinasi dengan magnesium. Aluminium juga dapat menyebabkan hipofosfatemia (kekurangan fosfat) bila digunakan dalam jangka lama. Untuk itu bagi Anda yang menggunakan antasida dalam jangka lama disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung fosfat seperti hati, telur, keju, dan susu. Antasida dengan kandungan magnesium dapat menyebabkan diare. Pada penderita ginjal dapat terjadi peningkatan kadar magnesium dalam darah dengan gejala rasa lemah badan.

BAGAIMANA CARA MINUM ANTASIDA BERSAMA OBAT JENIS LAIN ?
Antasida dapat mempengaruhi penyerapan obat lain di dalam saluran cerna. Akibatnya efek terapi dari obat yang dipengaruhinya tersebut dapat bertambah atau berkurang. Oleh sebab itu Anda harus bertanya kepada dokter atau apoteker bagaimana cara meminum obat yang Anda dapatkan bersama antasida. Berikut beberapa contoh interakir obat lain dengan antasida:

  • Antasida-antipertensi Kaptopril
    Antasida dapat mengikat kaptopril sehingga penyerapannya berkurang sampai dengan 45% yang mengakibatkan berkurangnya efek penurunan tekanan darah dari kaptopril. Minumlah kaptopril 1 jam sebelum makan dan antasida 1 jam setelah makan.
  • Antasida-antihipertensi Nifedipin
    Antasida dapat mempermudah penyerapan nifedipin, akibatnya efeknya akan bertambah dan timbul efek sampingnya. Minumlah antasida 1 jam sebelum makan dan nifedipin 1 jam setelah makan dan nifedipin 1 jam setelah makan.
  • Antasida-antibiotika
    Antasida dapat mengurangi penyerapan antibiotika seperti ampisilin, amoksisilin, siprifloksasin, isinoazid, rifampisin nitrofurantoin, ofloksasin, dan tetrasiklin. Minumlah antibiotika 1 jam sebelum makan dan antasida 1 jam setelah makan

BEBERAPA CONTOH NAMA PATEN ANTASIDA

  • Acitral
  • Alludona D
  • Dexanta
  • Farmacrol
  • Gellusii
  • Maalox
  • Madrox
  • Magnidicon
  • Mylanta
  • Neosanmag
  • Plantacid
  • Plycrol
  • Polisylane
  • Promag
  • Waisan

Bila Anda membutuhkan penjelasan mengenai obat yang Anda minum, bertanyalah kepada dokter dan apoteker


SUMBER : PPK & HUMAS DAN FARMASI RSSN BUKITTINGGI
diposting 08 Februari 2013 oleh Instalasi SIRS

    
Home | Sitemap | Profil
© Instalasi SIRS RSSN Bukittinggi 2012
Kementerian Kesehatan RI | Sekretariat Jenderal | Inspektorat Jenderal | Ditjen PP & PL | Ditjen Bina Kefarmasian & Alkes | Ditjen Bina Upaya Kesehatan
Ditjen Bina Gizi dan KIA | Badan Litbangkes | Badan PPSDM Kesehatan
Kepegawaian | Gizi | Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan | Promosi Kesehatan | Penanggulangan Krisis | Hukum dan Organisasi | Kesehatan Kerja | Kesehatan Ibu Kesehatan Anak | Kesehatan Haji | Konsil Kedokteran Indonesia